
Bibir pecah-pecah, juga dikenal sebagai cheilitis, adalah kondisi umum yang ditandai dengan bibir kering, kemerahan, dan pecah-pecah.
Beberapa faktor dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, termasuk cuaca dingin, paparan sinar matahari, dan dehidrasi.
Tapi, bibir pecah-pecah juga bisa menjadi pertanda sesuatu yang lebih serius, termasuk kekurangan nutrisi tertentu.
Artikel ini membahas kekurangan vitamin dan mineral mana yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.
Defisiensi nutrisi spesifik
Defisiensi nutrisi spesifik
Kekurangan berbagai vitamin dan mineral dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.
Besi
Zat besi diperlukan untuk beberapa proses tubuh, termasuk transportasi oksigen, sintesis DNA, dan produksi sel darah merah. Mineral ini juga berperan penting dalam kesehatan kulit, penyembuhan luka, dan regulasi peradangan.
Anemia defisiensi besi dapat menyebabkan angular cheilitis, yang ditandai dengan peradangan dan kekeringan pada satu atau kedua sisi mulut Anda.
Kekurangan mineral ini juga dapat menyebabkan kulit pucat, kuku rapuh, dan kelelahan.
Seng
Seng adalah mineral penting yang penting untuk kesehatan Anda.
Faktanya, kekurangan zinc dapat mengganggu kesehatan kulit, pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, kesehatan reproduksi, serta pertumbuhan dan perkembangan.
Ini juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, serta kekeringan, iritasi, dan peradangan pada sisi mulut Anda.
Gejala kekurangan seng lainnya termasuk diare, penurunan kekebalan, borok kulit, dan rambut rontok.
vitamin B
Vitamin B adalah sekelompok delapan vitamin yang larut dalam air yang terlibat dalam produksi energi dan fungsi sel. Penelitian pada hewan dan tabung percobaan menunjukkan bahwa mereka juga mempengaruhi perbaikan jaringan dan penyembuhan luka.
Bibir pecah-pecah adalah gejala umum defisiensi, terutama folat.
Orang dengan gangguan yang memengaruhi penyerapan nutrisi — seperti penyakit celiac, gastritis kronis, dan penyakit Crohn — sangat rentan terhadap defisiensi.
Mengingat bahwa vitamin B12 ditemukan terutama dalam produk hewani, vegan dan vegetarian juga berisiko lebih tinggi mengalami defisiensi.
Selain itu, kekurangan vitamin B dapat menyebabkan dermatitis, depresi, lekas marah, dan kelelahan.
untuk meringkas artikel ini
Kekurangan beberapa nutrisi, termasuk zat besi, seng, dan vitamin B, dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.
* Anda dapat menemukan banyak informasi tentang halaman nutrisi *
Penyebab lain dari bibir pecah-pecah
Penyebab lain dari bibir pecah-pecah
Selain kekurangan nutrisi, beberapa kondisi lain dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.
Kondisi lingkungan seperti kerusakan akibat sinar matahari dan cuaca dingin atau berangin dapat menyebabkan bibir Anda kering dan pecah-pecah. Selain itu, dehidrasi dan menjilat atau mengorek bibir secara berlebihan juga menjadi faktor penyebabnya.
Bibir pecah-pecah juga dapat mengindikasikan kondisi kesehatan serius lainnya.
Misalnya, penyakit Crohn adalah gangguan radang usus yang dapat menyebabkan bibir kering, disertai pembengkakan atau retakan di sudut mulut.
Bibir pecah-pecah juga bisa menjadi tanda awal masalah tiroid, bersama dengan kulit kering, kelemahan, dan perubahan berat badan.
Cheilitis sudut adalah kondisi lain yang menyebabkan peradangan, iritasi, dan kekeringan di sudut mulut Anda. Ini dapat terjadi karena infeksi jamur atau bakteri tertentu, atau ketika air liur terperangkap di sisi bibir Anda.
untuk meringkas artikel ini
Selain kekurangan nutrisi tertentu, bibir pecah-pecah dapat disebabkan oleh beberapa kondisi lingkungan dan kesehatan lainnya.
Perawatan untuk bibir pecah-pecah
Perawatan untuk bibir pecah-pecah
Dalam kebanyakan kasus, mengoleskan lip balm sepanjang hari adalah cara termudah untuk merawat bibir kering dan pecah-pecah.
Untuk bibir yang sangat kering, mengelupas, atau pecah-pecah, Anda juga dapat memilih salep yang lebih kental, seperti petroleum jelly.
Jika Anda menduga Anda memiliki kekurangan nutrisi, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk menentukan pilihan pengobatan terbaik.
Bagi sebagian orang, membuat modifikasi diet sederhana dan makan lebih banyak makanan kaya zat besi, seng, atau vitamin B mungkin sudah cukup. tetapi, yang lain mungkin memerlukan multivitamin atau suplemen untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Penyedia layanan kesehatan Anda juga dapat mengevaluasi apakah ada kondisi mendasar yang berkontribusi pada bibir pecah-pecah Anda.
untuk meringkas artikel ini
Anda biasanya dapat mengobati bibir pecah-pecah dengan lip balm dan salep. Dalam beberapa kasus, suplemen atau perubahan pola makan mungkin diperlukan.
Untuk menyimpulkan
Kesimpulan artikel
Bibir pecah-pecah dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi tertentu, termasuk zat besi, seng, dan vitamin B.
tetapi, faktor lingkungan dan kondisi kesehatan lainnya mungkin juga berperan.
Jika Anda memiliki bibir pecah-pecah yang tampaknya tidak sembuh dengan balsem bibir atau salep, konsultasikan dengan ahli kesehatan untuk menentukan apakah Anda memiliki kekurangan.